SELAMAT DATANG DI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) AULIAURRASYIDIN TEMBILAHAN - RIAU DAN TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Jumat, 29 Januari 2010

Selamat Wisudawan

Senin, tanggal 25 Januari 2010 telah dilaksanakan Diesnatalis IX dan wisuda angkatan VI yang berjumlah 102 orang Program pendidikan agama Islam. Tempat wisuda yaitu di gedung engku kelana, mulai pukul 7.30 - 12.30.
Pada acara ini juga dilaksanakan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Indra Mukhlis Adnan ( Bupati Inhil ). Selamat yaaaa bagi yang telah di wisuda semoga ilmunya bisa diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Senin, 18 Januari 2010

Kegiatan PPL

Kegiatan PPL Mahasiswa STAI Auliaurrasyidin Tembilahan sudah di mulai sejak tanggal 4 Januari 2010. Lokasi PPL ini ditempatkan sekitar 34 lokasi yang ada di Indragiri Hilir.
Pelepasan PPL ini pada hari Minggu tanggal 3 Januari 2010 yang dilepas oleh Pjs Ketua STAI yaitu Drs. Nasiban. Semoga kegiatan benar-benar bejalan dengan lancar dan menghasilkan guru yang berkualitas.

Jumat, 15 Januari 2010

Wisuda STAI

Wisuda STAI Auliaurrasyidin yang tertunda semenjak direncanakannya pada bulan Desember 2009, akan dilaksanakan di pada tanggal 25 Januari 2010. Wisuda ini merupakan Wisuda yang ke 9. Adapun jumlah peserta wisudawan sekitar 100 orang.
Panitia wisudawan telah menyiapkan untuk kegiatan ini semoga sukses dalam acara wisudawan nantinya.

Sabtu, 26 Desember 2009

STAI Berduka











STAI Berduka atas berpulang ke Rahmatullah Drs. H. Mukhtar Awang, MA Ketua STAI Auliaurrasyidin Tembilahan pada hari Jum'at tanggal 25 Desember 2009 sekitar pukul 15.15 Wib di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan Almarhum meniggalkan 2 orang Putra.
Semasa hidupnya Almarhum adalah pernah menjabat sebagai Kepala MAN Tembilahan, Kakandepag Kab. Inhil, Kakandepag Kodya Pekanbaru, dan Juga Ketua MUI Kab. Inhil serta penasehat MUI Prov. Riau. Almarhum termasuk tokoh yang sangat disegani baik di Inhil maupun di Riau. Selamat jalan gurukoe, selamat jalan dosenkoe, selamat jalan... kami akan lanjutkan perjuangan Moe. Semoga amal bhakti beliau di terima oleh Allah SWT, aminnnn.

Sabtu, 12 Desember 2009

Akses Internet

Setiap perguruan tinggi selalu ingin terbaik untuk memberikan pelayanan ilmu pengetahuan terhadap mahasiswanya. Nah sekarang ini di STAI sudah tersedia layanan ini dengan menggunakan Wifi. Silahkan bagi dosen dan mahasiswa yang memiliki Laptop untuk menggunakan layanan ini dengan kode akses auliaurrasyidin.
Inilah hasil karya nyata yang bisa mahasiswa nikmati.....ok semoga semua bertambah ilmunya.

Rapat Persiapan Wisuda

Wisuda STAI Auliaurrasyidin akan dilaksanakan pada hari Senini, tanggal 28 Desember 2009. Ini telah disampaikan pada waktu rapat pertama. Wisuda ini akan diikuti sekitar 100 wisudawan. selamat yaa bagi yang telah berhasil mencapai puncak S-1. Semoga berguna ilmunya untuk masyarakat dan agama.

Rabu, 18 November 2009

Ilmu Agama Perlu Guru

Pada prinsipnya, ilmu agama memang harus diperoleh melalui guru. Ada hadist yg menyatakan bahwa jika seseorang belajar agama tanpa seorang guru, yg akan menjadi gurunya adalah 'setan'. Karena itu, akan muncul pendapat 'nyeleneh' dari orang yg belajar agama tidak melalui seorang guru. Seseorang tidak boleh menyombongkan diri dengan beranggapan bahwa ia mampu mempelajari ilmu apapun-terutama agama- tanpa seorang guru. Justru orang seperti ini harus dihindari menjadi guru dan dihindari 'pendapatnya'.
Dalam agama memang tidak semua ajarannya bisa dipahami melalui buku. Apalagi, buku yg dipelajarinya itu bukan dari teks aslinya yaitu bahasa Arab. Misalnya dari karya terjemahan yg kadangkala terjemahannya kurang akurat dan bisa membuat penafsiran berbeda.
Karena itu dalam dunia tarekat atau dunia wirid dan doa, kita selalu dianjurkan untuk mengamalkan sesuatu setelah mendapatkan izin dari guru (ijazah). Jika anda ingin tergabung dengan tarekat misalnya, anda harus menemukan seorang guru dulu. Guru-guru itu yg kemudian mengajari anda bagaimana melakukan wirid secara benar. Bukan berarti anda dilarang mengamalkan wirid dan dzikir itu tanpa guru. Tetapi, akan lebih afdhol jika anda bisa memperolehnya dengan 'sanad' (mata rantai) yg sah dan memiliki izin.
Apalagi yg berhubungan dengan ilmu hikmah. Tentu, itu sangat dianjurkan melalui seorang guru. Kita tidak bisa menutup mata terhadap doa-doa hikmah yg memiliki manfaat khusus. Tentu anda tak kan bisa melepaskannya tanpa guru. Hanya, jika menyinggung boleh-tidaknya mencari ilmu hikmah, yg menjadi ukuran adalah :
1. Tujuan mempelajari ilmu itu. Jika tujuannya buruk, maka itu dilarang. Jika tujuannya baik, maka itu diperbolehkan.
2. Cara mempelajari ilmu itu. Apakah bertentangan dengan agama atau tidak. Jika tidak, misalnya, selalu menganjurkan berpuasa dan berwirid, maka itu tak ada masalah. Berbeda jika anda dianjurkan untuk melakukan hal yg aneh2, misalnya puasa pati geni selama seminggu yg menyiksa tubuh, telanjang di pinggir kali, dan sebagainya.
3. Yang di baca adalah wirid dan dzikir ma'tsur (dari Rosululloh) dan ayat-ayat Al-Qur'an.
4. Tidak menyekutukan Allah. Artinya, apa pun yg diperoleh adalah anugerah-Nya, dan tak bisa mengelak dari takdir-Nya.

Jika ukurannya masih dalam tahap yang dimaksud, maka itu tak ada masalah. Sebab, ilmu hikmah juga ada dalam khazanah Islam dan diamalkan para ulama besar.

sumber: Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Hasyim bin Yahya (ketua umum Jam'iyyah Ahli ath-Thoriqoh al-Mu'tabar an-Nahdhiyyah)

sumber: www.facebook.com